Wednesday, 1 August 2018

Bagaimana Bentuk Partikel Kopi yang Kalian Minum?

Hai, pecinta Fisika yang juga pecinta kopi!

Kalian pasti setuju jika kopi memiliki aroma yang khas dan rasa yang unik. 
Manfaat dari kopi pun tak juga diragukan. 
Ada puluhan jenis kopi yang kalian bisa temukan di kedai kopi. 
Namun, ketika mampir di sebuah kedai kopi atau ketika kalian menyeduh kopi, pernahkah kalian terbesit bagaimana bentuk partikel kopi yang kalian minum?



Teknologi mikroskop yang semakin canggih membantu kita untuk mengamati struktur kopi secara detail. Kalian bisa mencoba mengamati bubuk kopi menggunakan mikroskop sekolah. Akan tetapi, mikroskop yang ada di sekolah umumnya memilliki perbesaran hingga puluhan atau ratusan kali saja. Lantas, bagaimana kita mengamati struktur kopi secara lebih detail?

Scanning Electron Microscope atau dikenal lebih singkat SEM, merupakan alat yang dapat digunakan untuk melihat secara detail suatu partikel hingga perbesaran ratusan ribu kali.
Wooooowww .... Keren, ya!

Perbedaan SEM dengan mikroskop adalah mikroskop menggunakan sinar foton, sedangkan SEM menggunakan sinar dari elektron.
Berikut ini merupakan bagian-bagian dari SEM:

  • Column, untuk membangkitkan sinar elekton (electron beam). 
  • Specimen chamber, yaitu kotak atau tempat untuk menempatkan sampel. 
  • Vacuum pump, untuk vakum. 
  • Monitor untuk melihat hasil atau gambar 
  • Control panels yang berupa tombol-tombol untuk mengatur saat pengukuran.

Sebelum sampel dimasukkan, terlebih dahulu dilakukan coating atau pelapisan. Bahan yang digunakan yaitu biasanya platina atau emas. Pelapisan tersebut berfungsi agar sample menjadi bersifat konduktif. Selanjutnya sampel dimasukkan ke dalam chamber dan tunggu hingga chamber dalam keadaan vakum.

Bubuk kopi ditempatkan dalam chamber
Hasil dari pengukuran SEM ditampilkan dalam layar. 
Berikut ini merupakan beberapa contoh gambar dari bubuk kopi:


Jenis mesin penggiling (grinder) yang digunakan dapat menghasilkan bentuk pertikel bubuk kopi  berbeda. Hasil yang berbeda dimungkinkan akan berdampak pada perbedaan rasa. 
Berikut ini hasil SEM dari tiga jenis mesin penggiling, antara lain MXK conical burr grinder, Mazzer Robur conical burr grinder, dan Mazzer Super Joly flat burr grinder. Jenis kopi yang digunakan sama.

MXK conical burr grinder

Mazzer Robur conical burr grinder
Mazzer Super Joly flat burr grinder
Lantas, apakah jenis kopi juga akan mempengaruhi bentuk partikelnya? 
 Tertarik untuk menyelidiki lebih lanjut mengenai partikel kopi lebih jauh?


Sumber:

Lulus dari Pendidikan Fisika Universitas Sebelas Maret. Kini melanjutkan pendidikan S2 dan S3 di Kumoh National Institute of Technology Korea Selatan di departemen IT Convergence Engineering, Applied Chemistry. Full time researcher di Energy Electrochemistry Lab. Terimakasih sudah membaca curhatan saya. :) PS : I love hot tea and coffee plus creamer. no sugar. IG : @kalea_ara


EmoticonEmoticon