Wednesday, 16 May 2018

Makalah Hubungan Sudut Datang dan Sudut Pantul pada Percobaan Pemantulan Gelombang Bunyi Menggunakan IC XR2206CP Sebagai Generator Fungsi

Selamat pagi teman-teman.
Alhamdulillah, pada pagi yang cerah ini Pakgurufisika dapat kembali berbagi di blog ini.
Pada kesempatan kali ini, kami tidak akan berbagi Prediksi UN atau SBMPTN, hehe
Namun, kami akan berbagi Makalah Seminar Fisika dengan Judul:
Analisis  Hubungan Sudut Datang dan Sudut Pantul Pada Percobaan Pemantulan Gelombang Bunyi Menggunakan IC XR2206CP sebagai Generator Fungsi



Makalah ini merupakan Makalah Seminar Fisika yang disusun oleh Nur Okta, salah satu Mahasiswa Pendidikan Fisika UNS yang merupakan tugas akhir dalam studi S1 nya.
Berikut sedikit ringkasan isi makalah tersebut:

A. Gelombang Bunyi
Gelombang bunyi adalah gelombang mekanis longitudinal yang dapat dijalarkan di dalam benda padat, cair, dan gas. Partikel-partikel bahan yang mentransmisikan sebuah gelombang bunyi berosilasi di dalam arah penjalaran gelombang itu sendiri (Halliday & Resnick, 1999: 656). Serwey & Jewett (2014: 780) menyatakan bahwa gelombang bunyi terbagi menjadi tiga kategori menurut ambang frekuensinya, yaitu:
  1. Gelombang audio atau suara yang frekuensinya berada pada ambang pendengaran telinga manusia. Jangkauan gelombang audio kira-kira dari 20 siklus/detik (20 Hz) sampai 20.000 Hz. 
  2. Gelombang infrasonik yang frekuensinya berada di bawah ambang frekuensi audio.
  3. Gelombang ultrasonik yang frekuensinya berada di atas ambang frekuensi audio.
B. Pemantulan Gelombang Bunyi
Bila suatu gelombang datang pada suatu permukaan batas yang memisahkan dua daerah dengan laju gelombang berbeda,maka sebagian gelombang akan dipantulkan dan sebagian yang lain akan ditransmisikan. Misalnya ketika suatu gelombang bunyi di udara menumbuk suatu permukaan padat atau cair. Berkas yang terpantul membentuk sudut dengan garis normal permukaan yang besarnya sama dengan sudut berkas datang, sebaliknya berkas yang ditransmisikan akan dibelokkan mendekati atau menjauhi garis normal. Pembelokan berkas yang ditransmisikan disebut refraksi (pembiasan) (hlm. 531-532). 
Peristiwa pemantulan bunyi selalu mengikuti hukum-hukum pemantulan (hukum Snellius) yaitu: 
  1. Bunyi yang datang, bunyi yang dipantulkan, dan garis normal selalu terletak pada satu bidang pantul. Garis normal adalah garis yang ditarik tegak lurus pada bidang pantul. 
  2. Sudut datang sama dengan sudut pantul (Nenden Fauziah, dkk., 2009: 137).


C. Frekuensi dan Intensitas Bunyi
Kuantitas fisik yang menentukan tinggi nada adalah frekuensi. Rendahnya frekuensi menunjukkan rendahnya titik nada dan tingginya frekuensi menunjukkan tingginya titik nada. Telinga manusia dapat menerima frekuensi pada jangkauan 20 Hz sampai 20.000 Hz (dengan 1 Hz adalah 1 putaran per sekon) yang disebut dengan daerah jangkauan pendengaran. Seperti halnya tinggi nada yang dipengaruhi oleh frekuensi, keras lemahnya bunyi juga dihubungkan dengan kuantitas fisik yang dapat diukur yakni intensitas gelombang. Intensitas gelombang (I) didefinisikan sebagai laju perpindahan energi dari gelombang yang berpindah melalui suatu satuan luas A yang tegak lurus dengan arah rambat gelombang (Serway & Jewett, 2014: 787).

D. IC XR2206CP
Suatu komponen elektronika yang dapat membangkitkan berbagai bentuk sinyal dengan frekuensi yang dapat diubah-ubah disebut generator fungsi (function generator) atau pembangkit sinyal. Integrated Circuit (IC) XR2206, yaitu suatu rangkaian terpadu generator fungsi monolithic yang mampu menghasilkan gelombang sinus, segitiga dan kotak dengan kesetabilan dan ketepatan yang tinggi. Rangkaian IC XR2206 dapat membangkitkan sinyal dengan mengubah arus DC menjadi sinyal dengan frekuensi tertentu (Eddy Nurraharjo, 2013: 24). IC XR2206CP adalah generator fungsi (function generator), yang dapat bekerja pada tegangan catu daya antara DC 9 sampai 18 volt, menghasilkan output bentuk gelombang sinus, kotak (square), dan gergaji (triangle) berfrekuensi 1 Hz sampai 2 MHz (Nonoh Siti Aminah, 2012: 119).
Bentuk Fisik IC XR2206CP:
Blok Diagram IC XR2206:
Ada empat blok rangkaian IC XR2206, yaitu: Voltage Control Oscillator (VCO), saklar arus (Current Switches), pengali analog dan pembentuk gelombang sinus (Multiplier and Sine Shaper). IC XR2206 juga memilik penyangga (buffer) yang diberi symbol +1 dan dihubungkan pada pin no.2. Buffer berguna untuk melakukan penguatan sinyal sebelum diumpankan ke rangkaian tujuannya. Rangkaian IC XR2206 memiliki prinsip kerja sebagai berikut: VCO menghasilkan sinyal dengan frekuensi yang sebanding dengan arus masukan yang diatur oleh tahanan dari terminal pewaktu ke ground (Eddy Nurraharjo, 2013: 25).
Voltage-Controlled Oscillator (VCO) adalah sebuah osilator tegangan terkendali yang dapat menghasilkan frekuensi secara proposional ke sebuah arus masukan (Joko Sunardi, dkk., 2006: 266). VCO merupakan rangkaian osilator elektronik yang menghasilkan osilasi terkontrol tegangan. Tegangan pengontrol dari rangkaian ini berupa tegangan DC. Pemberian tegangan ini sebagai pengontrol dari frekuensi yang dihasilkan. Artinya sebuah VCO akan menghasilkan frekuensi berbeda jika tegangan DC yang diinputkan berbeda pula.

E. Alat Pemantulan Gelombang Bunyi Menggunakan IC XR2206CP Sebagai Generator Fungsi

Alat percobaan pemantulan gelombang bunyi menggunakan IC XR2206CP sebagai generator fungsi merupakan alat percobaan yang dibuat dengan tujuan untuk menjelaskan hukum Snellius tentang pemantulan gelombang. Hukum Snellius tentang pemantulan gelombang menjelaskan bahwa sudut datang sama dengan sudut pantul. Alat percobaan pemantulan gelombang bunyi terdiri dari tiga bagian utama, yaitu: rangkaian papan percobaan pemantulan gelombang bunyi, rangkaian sistem sumber bunyi, dan rangkaian penerima bunyi.
Gambar Alat Percobaan Pemantulan Gelombang Bunyi 
Menggunakan IC XR2206CP sebagai Generator Fungsi

Untuk file makalah yang lengkap dapat kalian unduh pada link pada akhir postingan ini. 
Untuk tampilan file Makalah dapat kalian lihat pada tampilan berikut:



Jika kalian ingin mendownload filenya, silakan download pada link berikut:

Atau


Sekian postingan Pakgurufisika kali ini.
Semoga bermanfaat

This Is The Newest Post


EmoticonEmoticon