Tuesday, 28 July 2015

UNSUR, SENYAWA DAN CAMPURAN

Unsur
Zat yang paling sederhana yang tidak dapat diuraikan lagi.
Contoh  : emas, besi, tembaga dan lainnya.
Unsur  Alami, unsur yang terbentuk di alam tanpa campur tangan manusia.
Unsur  Buatan, unsur yang sengaja dibuat manusia untuk keperluan tertentu.

Penggolongan unsur berdasarkan sifat logam:
a. Unsur golangan logam
    Ciri-ciri unsur golongan logam:
         -  Umumnya padat, kecuali raksa
         -  Titik didih dan titik lelehnya tinggi
         -  Konduktor listrik dan panas yang baik
         -  Dapat ditempa dan diregangkan
         -  Mengkilap
b. Unsur golongan non logam
        -   Umumnya cair dan gas, kecuali grafit
        -   Titik didih dan titik lelehnya rendah, kecuali karbon dalam bentuk intan
        -   Konduktor panas dan listrik yang buruk, kecuali grafit
        -   Tidak dapat ditempa dan diregangkan
        -   Tidak mengkilap
Penggolongan unsur secara modern pertama kali dilakukan oleh Mendeleev, yang sekarang telah
disempurnakan dan dikenal dengan nama sistem berkala unsur.

Lambang Unsur
Lambang atau notasi yang digunakan untuk menyatakan suatu unsur untuk mempermudah penulisan.
Penetapan lambang unsur dilakukan oleh IUPAC (International Union of Pure and Applied
Chemistry).
Contoh :
Senyawa
Zat yang terdiri dari dua unsur berbeda atau lebih dengan perbandingan tertentu yang bergabung
menjadi satu melalui reaksi kimia.
Contoh:
    -   Air (H2O) terdiri dari dua unsur hidrogen (H) dan dan satu oksigen (O).
    -   Garam dapur (NaCl) terdiri dari unsur natrium (Na) dan klorin (Cl).
        Senyawa yang terbentuk berbeda sifat dengan unsur-unsur penyusunnya.
        Senyawa dapat dipisahkan dari zat-zat penyusunnya secara kimia.

Campuran
Zat yang terdiri dari dua zat atau lebih yang bergabung menjadi satu tanpa melalui reaksi kimia.
Contoh:
    -   campuran antara pasir dan air.
    -   air laut terdiri dari air, garam, dan zat-zat yang lain.
Dapat dipisahkan dari zat-zat penyusunnya secara fisika.
Campuran dibagi menjadi dua:
a. Campuran Homogen
    Disebut juga larutan yaitu campuran yang zat-zat penyusunnya bercampur atau tersebar merata.
    Contoh:
        -   larutan gula, terdiri dari gula dan air.
        -   larutan garam, terdiri dari garam dan air.
    Larutan tidak dapat disaring karena ukuran partikelnya sangat kecil, yaitu  < 1 nm
    Solute, zat terlarut yaitu zat yang jumlahnya paling sedikit dalam suatu larutan
    Solvent, zat pelarut yaitu zat yang jumlahnya paling banyak dalam suatu larutan.

b. Campuran Heterogen
    Campuran yang zat-zat penyusunnya bercampur atau tersebar tidak merata.
    Campuran heterogen dibagi menjadi dua, yaitu:
        a. Kolid
            Campuran antara dua zat atau lebih dengan zat yang satu tersebar rata pada zat yang lain.
            Contoh:  susu, tinta, cat, asap, margarin, debu, tepung dalam air. 
            Dapat disaring dengan penyaring ultra karena ukuran partikelnya  10-7 sampai 10-5 cm.      
        b. Suspensi
          Campuran antara zat padat dengan zat cair atau gas, tetapi zat padat tidak terlarut (mengendap).
          Contoh:  campuran pasir dengan air.

Kadar Zat dalam Campuran
Kadar zat yang terdapat dalam campuran  dapat dinyatakan dalam perbandingan massa (% m) atau
volume (% V).
Sekian, semoga bermanfaat
NB :
  • Materi diatas adalah RANGKUMAN materi Fisika Untuk SMP kelas 7,Materi yang lebih lengkap tiap bab nya silahkan baca di buku Paket Fisika maupun BSE lainnya
  • Kumpulan Rangkuman Materi Fisika SMP & SMA bisa kalian Unduh di blog ini, silahkan cari di kolom pencarian yang sudah di sediakan di blog ini



EmoticonEmoticon